Jumat, 12 April 2013

laporan praktikum fisiologi tanaman "pertumbuhan dan perkecambahan"


LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI TANAMAN
“PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN”
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah fisiologi tanaman
Dr.Rusmana Ir,Mp




Disusun oleh :
Nama :M.adi supriyadi
Nim :4442112028
Kelas : Agroekoteknologi III Nr

JURUSAN AGROEKOTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
2012


 BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
            Bertambah besarnya suatu makhluk hidup merupakan suatu tanda bahwa makhluk hidup tersebut tumbuh.pada hewan dan tumbuhan,pertumbuhan ditandai dengan pertambahan tinggi atau besar.jadi,dapat dikatakan bahwa pertumbuhan merupakan proses bertambahnya ukuran makhluk hidup yang sifatnya tidak dapat kembali lagi.pada makhluk hidup yang hanya terdiri atas satu sel,pertumbuhan ditunjukan oleh bertambahnya sel tersebut.penambahan tinggi tumbuhan,penambahan besar diameter tumbuhan,dan penambahan tinggi suatu tumbuhan,merupakan bukti bahwa tumbuhan tersebut tumbuh.
            Mahkluk hidup tidak hanya tumbuh,makhluk hidup juga mengalami perkembangan.jika kamu menanam biji tanaman,biji tersebut akan menjadi kecambah.selanjutnya bukan pertambahan ukuran kecambah saja yang terjadi,namun juga perkembangan ke arah bentuk dewasa tanaman tersebut.misalnya,biji tanaman yang kamu tanaman adalah biji kacang hijau,maka setelah berkecambah,yang terjadi bukan hanya pertambahan ukuran kecambah kacang hijau saja.seiring dengan waktu,kecambah akan tumbuh membesar membentuk akar,daun,batnag,dan menghasilkan bunga.dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan,perkembangan merupakan proses perubahan makhluk hidup dengan pembentukan organ-organ yang mengarah pada kedewasaan.
1.2 Tujuan
            Mengetahui kurva tumbuh organ tumbuhan (akar,daun,batang).




BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
            Pertumbuhan tanaman sering didefinisikan sebagai pertambahan ukuran,berat,atau jumlah sel.indikator pertumbuhan dapat dilihat dengan mengukur tinggi tanaman,mengukur luas permukaan daun,atau mengukur volume akar.pertumbuhan merupakan salah satu cirri yang terjadi pada makhluk hidup.pertumbuhan adalah pertambahan massa x volume yang bersifat irreversiabel (tidak dapat kembali ke asal).
            Pertumbuhan pada tanaman hanya dapat terjadi pada tempat-tempat tertentu saja,yaitu pada jaringan meristem yang terdapat diujung akar,ujung batang,bakal tunas,dan pada cambium.aktifitas pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif.pada tanaman kecepatan pertumbuhan dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut busur tumbuh atau auksanometer.perkembangan tanaman dapat dilihat dari proses pembentukan jaringan dan organ-organ tanaman,sehingga tiap individu tanaman mempunyai bentuk morfologi yang khas.
A.pola pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
            Tahap pertumbuhan pada tumbuhan adalah sebagai berikut :
1.Perkecambahan
            Perkecambahan terjadi karena pertumbuhan radikula (calon akar) dan pertumbuhan plumula (calon batang).perkecambahan biji ada dua macam, yaitu :
a.Perkecambahan Epigeal
            selama Hipokotil memanjang sehingga plumula dan kotiledon terangkat ke permukaan tanah dan kotiledon melakukan fotosintesis daun belum terbentuk.
Contoh : perkecambahan kacang hijau.
b.Perkecambahan Hipogeal
            Epikotil memanjang sehingga plumula keluar menembus kulit biji dan muncul diatas permukaan tanah.contoh : perkecambahan kacang kapri.
2.Pertumbuhan primer dan sekunder
a.pertumbuhan primer          
Merupakan pertumbuhan yang terjadi karena adanya meristem primer.Pertumbuhan ini disebabkan oleh kegiatan titik tumbuh primer yang terjadi pada ujung akar dan ujung batang dimulai sejak tumbuhan masih berupa embrio.
b.pertumbuhan sekunder
            Setelah mengalami pertumbuhan primer,tumbuhan akan mengalami pertumbuhan sekunder.pertumbuhan sekunder merupakan pertumbuhan yang terjadi karena adanya meristem sekunder.
            Pada tumbuhan dikotil,selain terdapat jaringan meristem primer juga terdapat jaringan meristem sekunder.pertumbuhan ini disebabkan oleh kegiatan cambium yang bersifat meristematik.pertumbuhan ini terjadi pada tumbuhan dycotiledonae dan gymnospermae.Contoh tumbuhan yang melakukan pertumbuhan sekunder adalah pohon jati.
 B.Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
            Pada dasarnya pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dipengaruhi oleh dua factor,yaitu factor luar (eksternal) dan factor dalam (internal).
1.faktor luar
            Factor-faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan antara lain makanan,air,suhu,kelembapan,dan cahaya.
a.makanan (nutrisi)
            Tumbuhan memerlukan zat makanan untuk hidupnya.unsur/mineral yang diperlukan dalam jumlah yang banyak disebut unsure makro,sedangkan yang diperlukan dalam jumlah sedikit disebut unsure mikro.unsur makro  misalnya : karbon,oksigen,hydrogen,nitrogen,sulfur,fosfor,kalsium,kalium,dan magnesium.sedangkan unsure mikro ,misalnya : besi,klorin,mangan,tembaga,seng,boron,dan nikel.
b.air
Fungsi air bagi tumbuhan yaitu untuk proses fotosintesis,mengaktifkan reasi-reaksi enzim,membantu proses perkecambahan biji,menjaga kelembapan,dan untuk transpirasi.
c.suhu
            Tumbuhan dapat tumbuh dengan baik pada suhu optimum.suhu paling rendah bagi tanaman untuk tumbuh disebut suhu minimum,sedangkan suhu tertinggi pada tanaman agar dapat tetap tumbuh disebut suhu maksimum.
d.Cahaya
            Setiap tumbuhan memerlukan cahaya untuk pertumbuhan,karena cahaya sangat berperan dalam fotosintesis dan fotomorfogenesis.
2.Faktor Dalam
            Factor dalam (internal) yang berpengaruh terhadap pertumbuhan adalah gen dan hormone.
a.Gen
            Gen adalah factor penentu sifat-sifat yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.gen juga berperan dalam pengendalian metabolism zat di dalam sel,misalnya proses sintesis protein.protein merupakan komponen dasar penyusun tubuh makhluk hidup termasuk tumbuhan.Dengan demikian gen dapat mengatur pola pertumbuhan dengan cara lain menurunkan sifat-sifatnya dan sintesis-sintesis yang dikendalikannya.
b.Hormon
            Hormon pertumbuhan dibedakan menjadi :
1.Auksin
            Auksin berfungsi untuk merangsang perpanjangan sel,merangsang pembentukan bunga dan buah,merangsang pemanjangan titik tumbuh,mempengaruhi pembengkokan batang,merangsang pembentukan akar lateral,merangsang terjadinya proses diferensiasi.
2.Giberelin
            Zat ini berfungsi untuk merangsang pembelahan sel kambium,merangsang pembungaan lebih awal sebelum waktunya,merangsang pembentukan buah tanpa biji,merangsang tanaman tumbuh sangat cepat sehingga mempunyai ukuran raksasa.
3.Sitokinin
            Hormone ini berfunsi untuk menggiatkan pembelahan sel,mempengaruhi pertumbuhan sel,mempengaruhi pertumbuhan tunas.
4.Asam absisat
            Fungsi dari zat ini adalah menghambat perkecambahan biji,memengaruhi pembungaan tanaman,,memperpanjang masa dormansi umbi-umbian,memengaruhi pucuk tumbuhan untuk melakukan dormansi.
5.Gas etilen
            Senyawa ini dapat memengaruhi proses pematangan buah-buahan, merangsang, pengguran bunga dan daun.
6.Hormon kalin
Ada beberapa macam hormone kalin yaitu :
a.filokalin,merangsang pertumbuhan daun.
b.kaulokalin,merangsang pertumbuhan batang.
c.Rizokalin,merangsang pertumbuhan akar.
d.Anthokalin,merangsang pertumbuhan bunga.
7.Asam traumalin.
            Hormon ini berperan dalam regenerasi sel.Misalnya membantu menutupnya luka pada akar maupun batang tanaman.

BAB III
METODELOGI

3.1 Waktu dan tempat
            Praktikum dilaksanakan pada hari selasa tanggal 09-oktober-2012,pukul 09.20 wib sampai dengan selesai,bertempat dilaboratorium bioteknologi fakultas pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa,Banten.
3.2 Alat dan bahan
            Adapun alat yang digunakan dalam praktikum kali ini yaitu :
1.Mikrometer/caliper                                   2.Pot/polibag
3.Mistar
            Adapun bahan yang digunakan dalampraktikum kali ini yaitu :
1.Kecambah kacang hijau               2.Pasir
3.Tinta
3.3 Cara kerja
1.Pilihlah biji kacang hijau yang sudah berkecambah
2.Amatilah daun pertama yang baru mekar untuk dijadikan sasaran pengamatan
3.Amati dan ukurlah secara periodic pertambahan panjang atau tinggi dari :
a.Daun pertama,kanan dan kiri (panjang dan lebar)
b.Tinggi batang secara keseluruhan
4.Lakukanlah pengukuran setiap hari pada waktu yang sama selama dua minggu
5.buatlah grafik laju (pola) pertumbuhan daun,hipokotil dan batang tanaman kacang hijau.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
A.Tabel pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman kacang hijau

Analisis tanaman     ke-1

Hari ke

Tinggi

Berat total

Lebar daun

Panjang daun

Hipokotil

Epikotil
   
      I (Tempat terang)
     I
   0cm
0,86mg
   0cm
   0cm
 Hipokotil muncul pada hari ke-2

Epikotil muncul pada hari ke-3
    IV
 11,5cm

  0,5cm
   2cm
   VII
 20cm

  1,9cm
   5cm
    X
 22,4cm

  2,0cm
 5,5cm
  XIII
 23cm

  2,2cm
 5,6cm
   
     II (Tempat gelap)
     I
 0cm
0,58mg
  0cm
 0cm
Hipokotil muncul pada hari ke-2
Epikotil muncul pada hari ke-3
    IV
 31cm

  1cm
 2,2cm
   VII
 33,2cm

  1cm
 2,2cm
    X
 33,3cm

  1cm
 2,2cm
  XIII
 34cm

  1cm
 2,2cm
Rata-rata
Tempat terang

19,225cm

0,86mg

1,65cm

4,525cm
Kotiledon jatuh pada hari ke-7

Tempat gelap

32,875cm

0,58mg

1cm

2,2cm





4.2 Pembahasan
Perkecambahan terjadi karena pertumbuhan radikula (calon akar) dan pertumbuhan plumula (calon batang).Hipokotil memanjang sehingga plumula dan kotiledon terangkat ke permukaan tanah dan kotiledon melakukan fotosintesis selama daun belum terbentuk.seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau,kotiledon jatuh dan digantikan oleh daun,dan hipokotil tergantikan dengan batang. Meristem primer berpengaruh dalam proses pertumbuhan batang dan akar secara terus menerus dan berangsur-angsur sejak dari masih embrio.meristem primer ini terdapat di ujung atas dan ujung bawah tumbuhan,aktivitas jaringan meristem mengakibatkan batang dan akar tanaman bertambah panjang.selain bertambah panjang,tumbuhan juga mengalami pelebaran batang,hal ini terjadi karena aktivitas meristem sekunder,jaringan yang berasal dari jaringan dewasa,cambium menyebabkan pertumbuhan melebar/membesarnya batang.Dalam praktikum kali ini pertumbuhan dan perkembangan tanaman juga diamati di daerah gelap,perbedaan yang mencolok dari tanaman yang ditempatkan di daerah gelap,yaitu batangnya lebih panjang,karena batang tanaman tersebut bergerak mencari cahaya,hal ini bisa dibuktikan dalam tabel diatas,serta batang tumbuhan yang didaerah gelap bertekstur lembek dan lemah.Sementara daun yang terbentuk ditanaman yang diletakan didaerah gelap,berwarna kuning pucat.berbeda dengan tanaman yang diletakan ditempat yang terang,struktur batang lebih kuat dan kokoh,serta daun berwarna hijau.Proses pertumbuhan dan perkembangan juga tak lepas dari proses fotosintesis,yaitu pengubahan carbondioksida co2 dan air H2o menjadi glukosa dan oksigen memanfaatkan cahaya matahri :
07-00C-PhotosynthesisEqn-L


BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
            Proses pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman dipengaruhi oleh factor luar (makanan,air,suhu,cahaya) serta factor dalam yaitu (gen dan hormone).pada tanaman yang ditempatkan pada tempat yang terang,factor luar dan dalam didapat dengan baik dan langsung diaplikasikan dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya.sementara pada tanaman yang ditempatkan ditempat yang gelap,factor luar dan dalam kurang optimal diserap oleh tanaman tersebut sehingga proses pertumbuhan dan perkembangan terhambat.

5.2 Saran
            Dalam praktikum pertumbuhan dan perkembangan sebaiknya memperhatikan betul tanaman yang akan dijadikan objek praktikum,karena praktikum ini membutuhkan waktu yang lama,dan pemeliharaan yang tepat,sehingga tanaman yang diamati tidak mati sebelum diperoleh data-data yang dibutuhkan.









LAMPIRAN
Gambar pertumbuhan pada tanaman kacang kedelai
IMG00117-20121016-1007.jpg
Gambar pertumbuhan dan perkembangan pada kacang kedelai IMG00115-20121016-1007.jpg


TUGAS
1.Dimanakah letak titik tumbuh pada batang?
2.Mengapa tanaman yang hidup dalam gelap batangnya lemah?
3.Mengapa kecambah yang tumbuh dalam gelap daunnya kuning pucat?
Jawab
1.Terdapat diujung batang,merupakan bagian dari meristem primer yang menyebabkan pertumbuhan pada batang tanaman.Hormon kaukalin juga berpengaruh dalam pertumbuhan batang.
2.Tumbuhan memerlukan cahaya untuk fotosintesis,untuk memperoleh makanan,yang kemudian dialirkan keseluruh tubuh,sebagian kelebihan makanan akan disimpan di akar(umbi akar)dan sebagian disimpan dibatang(umbi batang).
3.karena tanaman kehilangan zat hijau daun (klorofil),sebagai syarat untuk berfotosintesis,selain juga cahaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar